Bismillah... Aku adalah aku. Wanita biasa yg (dulu) berkeinginan bermanfaat bagi banyak orang terutama keluarga. Hal itu kuimpikan setelah aku diberi hadiah Hidayah oleh Allah. Lalu kemudahan berteman dgn orang2 Shalih/ah pun diberikan padaku dan aku sangat bersyukur akan hal itu. Tapi aku minder atas kekuranganku. Aku pernah berdoa agar Allah menjadikan ku bagian dari mereka walau mgkn sungguh tidak pantas. Tapi Allah Maha Baik. Di lebih 10 tahun perjalanan ku dalam membersamai mereka aku masih saja merangkak dan terseok bahkan disaat Allah telah mengamanahi lebih dekat dgn mereka. Sungguh ternyata aku manusia yg lemah dan tak mampu berbuat banyak, bahkan utk diriku sendiri. Bagaimana bisa menggenapkan impian utk bisa bermanfaat bagi sesama kalau begini😰 Ternyata pondasi diri sendiri belum cukup kuat, bagaimana hendak memperbaiki rumah sebelah. Ya Rabb...kuatkan aku...Aku masih merasa diposisi Baru memperbaiki pakaian luarku (itupun ntah lah) di waktu yang sudah sek...
Awalnya ku pikir aku bisa melakukan semua ini dengan mudah, tanpa jatuh, tanpa berlarut-larut, tak akan terasa sakit. Namun Allah memberikan lebih panjang waktu untuk ku sadari bahwa Aku masih terlalu dini untuk menilai. Masih terlalu pagi untuk merasa diri baik2 saja. Meski usia terus bertambah yg berarti sisa waktu tinggal di dunia semakin sedikit. Duhai Rabbi. Aku tak kan meminta untuk menghilangkan semua rasa2 yg menurut orang banyak ini tak enak. Dan memang tak enak! Namun dari nya semoga diri "terlecut" dan timbullah "Gerak Nyata". "Gerak Perubahan". "Hijrah yg Sebenarnya". Tak hanya tampak nya. Duhai Rabbi. Sungguh aku terima permen ini dengan bungkusnya. Karena ku yakin Permen nya akan segera tiba. Dan manis nya tak akan lagi mengingatkan luka. Bahwa aku terlalu lama dalam "Diam " ini hanya tanda bahwa Iman blm lah purna dan aku lemah tanpa Mu. Ingat2kanlah selalu aku, hambaMu yg sering takut gagal ini agar hanya "Benar...